Rayhan Noor Tuang Hasil Refleksinya dalam Menghadapi Keraguannya

01 Aug 2021,

Quarter Life Crisis memang selalu menjadi momok menakutkan bagi anak muda. Momen dimana banyak anak muda yang merasakan fase terberat dalam perjalanan hidupnya. Setidaknya inilah yang juga dirasakan oleh solois muda dalam negeri, Rayhan Noor dalam perjalanan hidupnya pada masa pertengahan umur 20.

Rayhan sendiri bercerita tentang bagaimana perjalanan hidupnya yang sempat dihadapkan dengan pilihan-pilihan sulit terkait masa depannya. Masa dimana ia sedang galau-galaunya memilih antara melanjutkan hidup sebagai seorang dokter gigi atau menjadi seorang musisi seperti yang kita kenal sekarang.

“Rasanya kaya terjebak di persimpangan yang gue sendiri engga tahu harus kemana, akhirnya cuma diam di tempat ngabisin waktu” cerita Rayhan.

Pilihan Rayhan ternyata seakan diamini oleh semesta karena ia sendiri juga menunjukkan tekad yang bulat. Alhasil, ia pun saat ini berhasil menjadi salah satu profil yang cukup besar di industri musik dalam negeri dengan beragam proyek musiknya mulai dari Glaskaca, Martials, Lomba Sihir, dan juga karier solonya atas nama Rayhan Noor.

Dengan proyek-proyek tersebut, Rayhan Noor kini juga dapat berbagai kisahnya yang ia tuangkan ke dalam sebuah lagu. Sebuah lagu yang memang berasal dari perjuangannya menghadapi masa-masa sulit tersebut, melawan keraguan, dan menunjukkan bahwa pilihannya adalah yang terbaik baginya. Lagu tersebut ia beri judul Ragu?.

Baca juga:
Alunan Manis di Balik Pahitnya Patah Hati dari Seorang Rayhan Noor
REVIEW: Panduan Menjadi Dewasa dari Basboi untuk Para Orang Bodoh

Sebuah lagu yang akan membantu pendengarnya melawan keraguan dalam masa krisis seperempat abad mereka ini merupakan satu tembang manis dari Rayhan Noor. Bagaimana tidak? Lagu ini sendiri dikemas dengan upbeat dan terdengar catchy sehingga dapat menyenangkan pendengarnya. Bahkan Rayhan Noor menciptakan lagu ini dalam Bahasa Indonesia agar pendengarnya dapat mengerti pesan yang ada di dalamnya.

Namun, siapa sangka bahwa ternyata Ragu? juga menjadi sarana refleksi diri bagi Rayhan Noor sendiri. Ia juga menganggap bahwa lagu ini juga menjadi reminder baginya bahwa perjalanan yang telah ia lalui hingga titik ini tidaklah semulus itu. Selain itu, lagu ini juga menjadi penyemangat baginya karena musisi yang satu ini masih harus menjalani perjalanan yang panjang.

“Suatu pagi di masa sulit itu gue terbangun, dan gue memutuskan gue harus ninggalin hal-hal ini di belakang, gue harus mulai mengabaikan keraguan gue, ketakutan gue akan hal hal yang belum terjadi, serta mungkin tutup telinga dari tekanan sosial di sekitar gue. gue lanjutin hidup gue, gue kejar mimpi gue.” tutup Rayhan.

 

Penulis: Aditya Hernanto
Foto: Dokumentasi Rayhan Noor dan Sun Eater oleh Deby Sucha


SHARE :