REVIEW: Panduan Menjadi Dewasa dari Basboi untuk Para Orang Bodoh

25 Jul 2021,

“Iya, gue orang bego. Gua sebego itu. Karena pada dasarnya semua manusia itu bego. Orang-orang nyebelin itu cuma orang yang gasadar kalo mereka itu bego.”

Itulah jawaban Basboi ketika ditanya apakah ia memang seseorang yang bodoh. Ia menyadari dirinya memang seseorang yang bodoh, hingga kemudian ia tambahkan kalimat selanjutnya. “Menurut gua, dalam topik adulting, gua orang yang sangat bego sih. Menyikapi adulting bisa dibilang gua banyak belajar setelah kena batunya.”

Pernyataan dari Basboi mungkin juga dirasakan oleh banyak orang. Beberapa orang di luar sana pasti merasakan bagaimana mereka struggling dalam proses pendewasaan mereka. Bahkan, ada pula orang-orang di luar sana yang membutuhkan bantuan orang lain untuk melewati masa-masa ini.

Namun, ini adalah cerita Basboi. Cerita pendewasaan diri seorang musisi kelahiran Medan, Sumatera Utara, yang banyak melewati naik dan turun dalam kehidupan. Sebuah kisah dari seorang rapper yang berhasil terbang ke Amerika Serikat lebih dahulu bersama karyanya dibandingkan musisi lainnya. Sebuah kisah bernama Adulting For Dummies yang bisa menjadi panduan bagi para ‘remaja bodoh’ di luar sana menjelang proses pendewasaannya.

Album ini bahkan dibuka dengan sebuah lagu yang dapat menyentil siapapun pendengarnya. Happy Birthday menjadi lagu yang dapat menyadarkan banyak orang kalau kita tak lagi muda. Kita sudah mulai dihadapkan dengan berbagai beban hidup yang mengelilingi kita. Hal itu pula disebutkan dengan jelas oleh Basboi di lirik yang bisa kita dengar pada salah satu verse dari lagu ini.

Man it feel like yesterday
Duduk di depan kue
Now responsibility
Duduk di depan gue”

Basboi – Happy Birthday

Menjadi tua memang bukan hal yang menyenangkan. Semakin tua, semakin banyak tanggung jawab yang duduk di depan kita. Hal ini bahkan membuat beberapa orang harus menghadapi krisis akan tanggung jawab mereka. Termasuk Basboi yang menemukan banyak jalan terjal dalam proses pendewasaannya.

Baca juga:
Basboi Luncurkan “Daftar Isi” Album Perdana

Umur yang semakin tua dan refleksi akan apa yang telah ia lakukan membuatnya bertanya-tanya siapakah dirinya. Bagaimana keterpurukan dirinya membuatnya semakin mempertanyakan siapa dirinya dan apa yang selama ini ia lakukan. Hingga akhirnya ia pun menemukan sebuah momen dimana ia akhirnya berbincang dengan dirinya.

Sebuah momen kunci dimana Basboi pada akhirnya mulai menyadari bahwa dirinya tidak seburuk yang ia pikirkan. Momen titik balik dimana Basboi berbincang dengan dirinya sendiri, hingga akhirnya ia merasa bahwa ia adalah rapper keren dengan segudang prestasi bahkan bisa terbang ke Amerika Serikat karena karyanya.

Momen itu ia abadikan dalam lagu i2i. Sebuah lagu yang terinspirasi dari momen refleksi diri dari rapper bernama Baskara Rizqullah ini. “Kenapa gua tulisnya i2i karena i2i itu antara aku ke aku. Selain itu juga, i2i itu maksudnya permainan kata eye to eye. Gua ngobrol empat mata, selevel sama diri gua. Kalo sebelumnya gua ngeliat diri gua di bawah, kali ini akhirnya gua selevel.”

Setelah merasa satu level dengan dirinya, ia pun akhirnya membanggakan semua pencapaiannya. Banyak sekali hal yang telah dilakukan oleh seorang Basboi untuk menjadi dewasa dan mencapai titik ini. Mulai dari berhasil merilis EP perdananya beberapa tahun lalu bertajuk Fresh Graduate, terbang ke Amerika Serikat karena karyanya, hingga mengenal beberapa musisi yang sebelumnya hanya ia lihat di layar kaca.

Ia pun akhirnya semakin mengenal dirinya dan mengetahui potensi yang dimiliki. Basboi pun bahkan menaruh rasa bangganya ke dalam dua aspek. Rasa bangga akan pencapaiannya dan juga bangga menjadi dirinya sendiri. Kedua aspek ini pun ia tuang ke dalam dua lagu yang masing-masing berjudul Make Me Proud dan Grown Up.

Kedua lagu tersebut setidaknya memasukkan beberapa aspek yang menarik tentang menjadi dewasa dalam perspektif yang berbeda. Jika sebelumnya kita sudah didongengkan dengan lagu yang bersifat reflektif dan cukup menunjukkan bahwa menjadi dewasa itu tidak enak, di dua lagu ini Basboi menceritakan tentang rasa bangga dan cinta akan diri sendiri.

Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa album ini memang menjadi panduan menjadi dewasa, maka di dalamnya kita juga akan diarahkan untuk melihat bagaimana ‘seharusnya’ seseorang menjadi dewasa. Basboi seakan memenceritakan dongeng sebelum tidur yang bertemakan sebuah kisah heroik dari seseorang dalam menghadapi pendewasaan dirinya.

Selain 5 lagu yang telah disebutkan, Basboi juga menceritakan berbagai kisah lainnya. Mulai dari percintaan, pencarian jati diri, hingga keuangan memang selalu menjadi topik yang sering ditemui anak muda dalam perjalanan menuju pendewasaan.

Ibaratnya sebuah pahlawan yang harus membebaskan putri dari kastil berhantu, topik-topik tersebut menjadi ‘monster-monster’ yang tidak akan ada habisnya dan harus dilawan. Karena pada dasarnya manusia akan selalu berkembang, dan kita akan bertemu dengan ‘monster-monster’ yang juga akan terus di-upgrade kekuatannya.

Baca juga:
Basboi Banggakan Diri Sendiri Lewat Lagu Baru Bareng Matter Mos

Alhasil Basboi pun menutup dongeng tentang pendewasaan ini dengan sebuah ‘mantra’ berjudul Bismillah. Basboi pun menyadari bahwa kata tersebut adalah sebuah kata yang powerful untuk mendorongnya menjalani hidup yang baru. Bagaimana ia akan melanjutkan hidupnya pasca perilisan album ini, perjalanan baru untuk berkembang menjadi musisi dan bahkan pribadi yang lebih baik.

Karena album ini dapat menjadi panduan bagi semua orang di luar sana untuk menjalani proses pendewasaan yang tidak hanya akan berhenti di satu satuan umur tertentu. Album ini merupakan sebuah pendukung yang baik bagi semua pendengarnya dalam urusan pendewasaan. Mulai dari perjalanan mencintai diri sendiri, menghadapi masalah romansa dan keuangan, dan melawan ‘monster-monster’ pendewasaan lainnya.

Karena sejatinya menjadi dewasa bukanlah pilihan, melainkan proses dari hidup setiap orang. Pada akhirnya semua orang harus belajar menjadi dewasa walaupun tetap seperti anak kecil.

 

Penulis: Aditya Hernanto
Foto: Dokumentasi Basboi dan Dominion Records


SHARE :